Sabtu, 02 Maret 2019

Teknik Melukis

Teknik Melukis
teknik seni lukis cat minyak




8 Macam Teknik Seni Lukis dan Penjelasannya [Lengkap]


Teknik Seni Lukis – Seni lukis memiliki sejarah yang panjang dalam perkembangannya dan pada setiap era
memiliki tujuan dan fungsi tertentu. Selain banyak aliran, seni lukis juga memiliki beberapa teknik yang digunakan oleh para seniman.
Teknik yang berbeda juga akan menghasilkan karya yang berbeda. Teknik seni lukis juga terdiri dari beberapa ragam berdasarkan sudut pandang tinjauannya.

Teknik Seni Lukis Secara Umum

teknik seni lukis
pixabay.com
Perlu kita ketahui, bahwa ada bermacam-macam teknik dalam melukis dan setiap orang pasti akan memilih teknik sesuai dengan kemampuannya. Teknik seni lukis tentu sangat penting untuk menghasilkan lukisan yang bagus. Dan secara umum teknik lukis dibagi menjadi lima yang dapat digunakan secara luas dan dalam ruang lingkup melukis sehari-hari.

1. Cara Melukis dengan Teknik Aquarel

teknik seni lukis aquarel
Teknik aqurel adalah teknik melukis dengan menggunakan cat air (aquarel) dengan sapuan warna yang tipis, sehingga lukisan yang dihasilkan bernuansa transparan.
Agar menghasilkan sapuan yang tipis dan ringan, alangkah baiknya kamu menggunakan cat yang sedikit encer.

Tips:

  • Pilihlah cat air yang berkualitas. Kertas yang paling sesuai adalah kertas aquarel. Tidak dipungkiri memang, harga dan kualitas biasanya berjalan beriringan. Namun untuk kebutuhan bahan, bisa juga disesuaikan dengan budget yang sudah disesuaikan.
  • Pilihlah kertas yang cocok. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan sesuai dengan teknik ini, gunakanlah kertas aquarel. Walaupun dilihat dari segi harga relatif lebih mahal. Namun kamu juga bisa menggunakan kertas gambar biasa.
  • Pilihlah kuas yang sesuai. Ada beragam merek kuas, pilih saja kuas dengan budget yang sudah ditentukan.

2. Cara Melukis dengan Teknik Plakat dan Contohnya

teknik seni lukis plakat
Berbeda dengan teknik seni lukis aquarel yang terkesan transparan. Teknik plakat merupakan teknik melukis yang menggunakan cat air, cat akrilik maupun cat minyak dengan sapuan tebal dan komposisi cat yang kental. Sehingga memberi kesan yang colorfull pada setiap karya.
Teknik seni lukis ini sering digunakan oleh pelukis professional untuk menghasilkan lukisan yang mempesona dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.

3. Cara Melukis dengan Teknik Spray

teknik seni lukis spray
pixabay.com
Teknik spray adalah teknik melukis dengan cara menyemprotkan cat ke media lukis. Tujuan menggunakan teknik ini yakni untuk menghasilkan lukisan yang lebih halus dan tampak lebih visual.
Kamu mungkin sering melihat graffiti di tembok-tembok jalan, itulah salah satu contoh melukis dengan teknik spray.

4. Cara Melukis dengan Teknik Pointilis

teknis seni lukis pointilis
Teknik ini membutuhkan kesabaran yang lebih daripada teknik lukis lainnya, karena cara kerjanya dengan menggunakan titik-titik untuk menghasilkan lukisan yang menawan. Sering kali para pelukis menggunakan gradasi warna untuk mengatur gelap terang lukisan.
Menariknya hasil lukisan Teknik Pointilis bisa di implementasikan juga pada kaos, namun tentu butuh konveksi kaos terpercaya untuk membuatnya.

5. Cara Melukis dengan Teknik Tempera

teknik seni lukis tempera
pexel.com
Teknik lukis tempera merupakan teknik melukis dengan cara mencampurkan kuning telur ke dalam cat sebagai bahan perekat. Lukisan ini sebagian menggunakan kayu sebagai kanvasnya dan ada juga yang langsung melukiskan ke tembok.
Teknik tempera sempat menunjukkan masa jayanya di eropa antara tahun 1200 hingga 1500an. Duccio dan Simone Martini adalah diantara seniman Italia yang terkenal dengan menggunakan teknik ini.

Teknik Seni Lukis Cat Minyak

Seni lukis cat minyak adalah proses melukis dengan menggunakan pigmen yang terikat dengan media minyak pengering. Minyak pengering yang biasa digunakan seperti minyak biji rami, minyak kenari dan minyak poppyseed.
Seorang seniman mungkin saja menggunakan minyak yang berbeda-beda dalam sebuah lukisan, tergantung efek yang diinginkannya. Secara umum teknik seni lukis cat minyak dibagi menjadi menjadi tiga, antara lain :

6. Teknik Basah

teknik seni lukis cat minyak
pexel.com
Teknik basah merupakan teknik melukis dengan cara mengencerkan cat minyak dengan menggunakan linseed oil atau minyak cat. Setelah cat diencerkan dalam kekentalan tertentu, barulah di poleskan di atas permukaan kanvas.
Kuas yang biasa digunakan dalam teknik ini adalah kuas dengan bulu panjang.
Kelebihan:
  • Membutuhkan cat minyak yang relatif sedikit
  • Cat minyak yang menempel di palet masih bisa digunakan
  • Lukisan terlihat bersih dan proses memblok warga cenderung lebih cepat

7. Teknik Kering

teknik seni lukis kering
500px.com
Kebalikan dengan teknik basah, teknik kering berarti melukis tanpa menggunakan linseed oil atau minyak cat.
Kuas yang digunakan pada teknik kering haruslah dalam keadaan kering serta tidak berminyak. Untuk teknik ini disarankan menggunakan cat yang baru keluar dari dalam tube.
Teknik kering cocok digunakan untuk melukis dengan kesan volume serta keruangan, seperti naturalism, realism dan surelism.
Kelebihan:
  • Lebih mudah menghapus warna dengan menumpuk warna lain
  • Lebih mudah mengontrol detil lukisan
  • Lebih mudah membentuk objek, kesan ruang dan volume
  • Cat akan lebih cepat kering

8. Teknik Campuran

teknik seni lukis cat minyak
500px.com
Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik basah dan teknik kering. Dengan teknik campuran kita bisa saling menutupi kekurangan dari teknik basah dan teknik kering.
Teknik ini diawali dengan menggunakan teknik kering terlebih dahulu baru kemudian disusul teknik basah, dengan cara memblok warna sambil menambahkan intensitas minyak cat secara perlahan hingga sampai tahap akhir lukisan.
Kelebihan:
  • Pewarnaan lebih cepat (dengan teknik basah)
  • Lebih mudah membentuk objek (dengan teknik kering)
  • Detil tampak lebih bagus
Dari beberapa teknik seni lukis yang ada, intinya melukis itu adalah menuangkan sebuah cita rasa dalam media yang bisa menghasilkan karya. Gunakanlah yang menurut kamu paling nyaman. Selamat Mencoba!
Semoga Bermanfaat!

Cara Belajar Efektif

        CARA BELAJAR YANG EFEKTIF


Siswa yang tidak lulus ujian sering dijuluki "si pemalas" atau "tukang melamun". Jika Anda belum berprestasi di sekolah atau mengalami kesulitan belajar, jangan memvonis diri sendiri "bodoh" atau guru tidak mampu mengajar dengan baik. Hal ini mungkin terjadi karena beberapa hal yang membuat Anda terkendala saat belajar.
Untuk meningkatkan efektivitas belajar, cari tahu cara yang menyenangkan untuk dilakukan sebagai kegiatan rutin saat belajar, misalnya: menyimakmencatat, dan menggunakan jadwal. Dengan demikian, Anda mampu memanfaatkan potensi belajar secara lebih maksimal.

Langkah

  1. 1
    Cari tahu gaya belajar yang paling tepat untuk Anda. Pada umumnya, kita belajar dengan melihat, melakukan, dan mendengar. Pikirkan sesuatu yang masih Anda ingat dengan baik saat mengikuti pelajaran. Apakah Anda belajar sambil melakukan aktivitas? Apakah guru menjelaskan esai secara mendetail? Apakah Anda diberikan lembaran berisi materi pelajaran? Anda bisa belajar dengan efektif jika sudah tahu cara belajar yang paling tepat. Akan tetapi, banyak siswa mencapai hasil belajar yang lebih baik dengan menggabungkan beberapa gaya belajar. Kerjakan tes melalui internet untuk menentukan gaya belajar yang paling tepat untuk Anda.
  2. 2
    Dapatkan hasil belajar dengan melakukan aktivitas. Belajar sambil beraktivitas membuat Anda lebih mudah menghafal pelajaran. Selain itu, Anda bisa memperoleh beberapa manfaat yang lain.
    • Anda harus berkonsentrasi saat melakukan eksperimen di dalam kelas.
    • Berusahalah mencatat sebaik mungkin, sekalipun Anda tidak perlu melakukannya selama mengikuti pelajaranPikiran yang terbukamembuat Anda lebih mudah memahami informasi.
    • Selain mencatat, rekamlah penjelasan guru menggunakan alat perekam kecil supaya Anda bisa berfokus menyimak. Gunakan hasil rekaman sebagai bahan catatan. Walaupun cara tersebut membutuhkan lebih banyak waktu, Anda akan memetik manfaat dari teknik yang oleh para psikolog disebut "dual-coding hypothesis" sebab belajar akan lebih mudah jika dilakukan dengan dua cara yang berbeda (dalam contoh ini, Anda belajar dengan mendengar dan menulis).
  3. 3
    Bebaskan diri dari hal-hal yang mengalihkan perhatian selama mengikuti pelajaran. Jangan biarkan perhatian Anda teralihkan oleh ponsel, musik, atau teman yang bawel. Carilah tempat duduk yang paling tepat sebab kelas adalah tempat berkonsentrasi, alih-alih untuk mengobrol dengan teman. Simpanlah barang berharga di dalam tas atau letakkan cukup jauh agar tidak mengalihkan perhatian.
  4. 4
    Jalinlah hubungan baik dengan guru.Anda akan mengalami kesulitan di sekolah jika membenci guru. Tunjukkan bahwa Anda adalah siswa yang sopanrespek kepada guru, dan rajin belajar agar ia merasa dihargai sehingga pelajaran terasa lebih menyenangkan.
  5. 5
    Tentukan target belajar yang mudah tercapai. Contohnya: biasakan mencatat materi yang sedang dijelaskan. Setelah satu minggu, tulislah esaiberdasarkan materi yang Anda pelajari. Sebelum mempelajari topik baru, tulislah beberapa pertanyaan terkait topik tersebut. Setelah pelajaran usai, cari tahu berapa pertanyaan yang terjawab. Setiap kali Anda berhasil mencapai target, berikan hadiah kecil kepada diri sendiri, misalnya: membeli CD atau baju, berkumpul dengan teman-teman, atau memanfaatkan waktu luang untuk beristirahat.
  6. 6
    Lakukan berbagai cara yang menyenangkan agar Anda bisa menikmati proses belajar. Berusahalah memotivasi diri dengan:
    • Mencari hal-hal menarik yang berkaitan dengan topik yang sedang dipelajari dan berfokuslah memahami topik tersebut sebaik mungkin. Semakin besar minat belajar, semakin banyak yang Anda pelajari.
    • Mengajak teman sekelas untuk belajar bersama. Siapkan tes kecil atau kuis lalu gunakan untuk saling menguji, diskusikan materi yang belum dipahami, bahaslah informasi yang menarik, atau buatlah catatan bersama-sama. Teman bisa meningkatkan motivasi belajar.
  7. 7
    Sisihkan waktu untuk meringkas materi yang baru saja dijelaskan di kelas menggunakan buku catatan kecil.Tulislah 1-2 kalimat untuk dibaca lagi supaya Anda lebih mudah menghafal materi yang baru diajarkan.
  8. 8
    Mintalah bantuan kalau Anda mengalami kesulitan. Banyak siswa enggan meminta bantuan orang lain. Ingatlah bahwa hampir semua guru bersedia membantu jika Anda mengalami kesulitan saat belajar atau ingin memahami materi yang diajarkan. Manfaatkan ruang belajar yang tersedia di sekolah atau langsung temui guru. Jangan malu untuk bertanya.


    Advertisement

Tips

  • Apabila Anda kesulitan memahami materi yang diajarkan, tanyakan kepada guru, orang tua, atau teman yang sudah menguasai konsepnya. Jangan malu atau minder sebab pelajaran adalah hal yang sangat penting sehingga setiap masalah harus segera diatasi.
  • Berusahalah lebih banyak melakukan observasi di dalam dan di luar kelas sambil mendengar dan mengingat hal-hal mendetail. Anggaplah kegiatan belajar sebagai cara lain untuk mengasah keterampilan melakukan observasi.
  • Siapkan hadiah menarik untuk memotivasi diri, misalnya: membeli barang mahal atau bersenang-senang jika Anda berhasil memperoleh peningkatan nilai yang signifikan atau meraih nilai A+.
  • Manfaat sebaik mungkin jika sekolah menawarkan beasiswa atau bantuan yang lain.

Peringatan

  • Hubungan yang buruk dengan guru cenderung menimbulkan kendala dalam pemberian nilai atau ia tidak setoleran seperti ketika Anda lupa mengerjakan PRatau terlambat masuk sekolah. Walaupun hal tersebut jarang terjadi, jangan menjadi siswa yang suka mencari muka. Ingatlah bahwa guru juga memiliki perasaan dan sentimen pribadi. Jadi, berusahalah menjaga hubungan baik dengan guru.
  • Jika nilai atau performa belajar Anda sangat rendah, sediakan banyak waktu untuk memperbaikinya dengan tekad yang kuat dan lakukan sebaik mungkin. Percayalah bahwa Anda mampu meraih hasil belajar yang terbaik.

Teknik Melukis

Teknik Melukis 8 Macam Teknik Seni Lukis dan Penjelasannya [Lengkap] Teknik Seni Lukis –  Seni lukis memiliki sejara...